Curi Start Kampanye, Balon Dari Partai PKS dan Gerindra Kota Bekasi Akan di Laporkan

 Berita Terkini, Nasional, Serba-Serbi
banner 468x60

ZONA BEKASI (Politik) – BELAKANGAN ini telah tersebar diberbagai Media Sosial (Medsos) terkait Video Amatir yang diduga kuat pasangan Bakal Calon Walikota dan Wakil Walikota yang diusung melalui Partai PKS serta Gerindra curi start kampanye dengan melakukan pembagian sembako ke setiap warga.

Hal itu diperkuat melalui Video Amatir yang dilakukan oleh salah satu warga Bekasi Barat yang diunggah ke berbagai Media Sosial (Medsos) seperti Facebook dan Whatsapp.

Ketua Harian Jaringan Suara Memilih Rahmat Effendi (JASMERAH), Herman Sugianto menilai bahwa Partai PKS dan Gerindra sudah curi start kampanye, padahal penetapan hari serta tanggal dari KPUD Kota Bekasi belum dimulai.

Menurut dia, video amatir yang tertera pada hari Kamis, 1 Febuari 2018 team Partai PKS dan Gerindra diduga telah membagikan puluhan sebuah sembako yang didalamnya terdapat selembar Poster bergambar jelas wajah Balon pasangan Nur Supriyanto dan Adhi Firdaus.

“Hal ini patut diduga kuat bahwa Partai PKS dan gerindra sudah melakukan kampanye terselubung,” cetusnya.

Menurut pantauannya, kedua Balon pasangan tersebut sudah melakukan pembagian sembako (Kampanye Terselubung) diwilayah Bintara, Kecamatan Bekasi Barat. “Seharusnya Balon Walikota dan Wakil Walikota Bekasi, Nur Supriyanto-Adhi Firdaus harus bisa menahan diri untuk tidak melakukan Kampanye (Hitam) Terselubung dengan cara bagi-bagi sembako yang disertai dengan foto (Gambar) pasangan Balon Walikota dan Wakil Walikota Bekasi. Karena penetapan kampanye belum ditetapkan oleh KPUD Kota Bekasi,” ujarnya.

Selain itu kata herman, disetiap Kecamatan sepengetahuannya ada Panwas ditingkat Kecamatan. Kenapa Panwas wilayah Kecamatan Bekasi Barat diam dan tidak melakukan tindakan apa-apa, padahal Video Amatir tersebut sudah tersebar dibebagai medsos dan dinilai keakuratannya sebagai tanda bukti.

“Harus langsung di tegur dan kasih tindakan terhadap Balon Walikota – Wakil Walikota yang diduga kuat sudah melakukan kampanye hitam atau terselubung. Contohnya ketika JASMERAH mengadakan mancing bersama warga yang di hadiri oleh Kepala Dinas PUPR, ada salah satu anggota panwas yang datang kelokasi tempat pemancingan,” tambahnya.

Ia juga memaparkan kedatangan Panwas tersebut, mungkin mereka anggota panwas curiga kalau acara mancing tersebut akan dijadikan ajang kampanye. Padahal ini hanya mancing biasa yang dihadiri oleh peserta dengan jumlah hampir 2000 orang serta Camat Medan Satria selaku tuan rumah yang diundang oleh Pihaknya.

“Dalam waktu dekat, JASMERAH akan melaporkan kegiatan bagi-bagi sembako yang disertai alat praga pasangan Balon Walikota Bekasi, Nur Supriyanto – Adhi Firdaus ke Bawaslu Kota Bekasi supaya mereka diberikan sangsi, dan tidak mengulaninya lagi,” pungkasnya. (Dhigan)

Author: 

www.zonapantau.com

Related Posts