Musrenbang Kelurahan, Lurah Jatikarya Berharap Banjir Diwilayahnya Dapat Teratasi

 Berita Terkini, Pemerintahan
banner 468x60

Dari kiri: Kasi Ekbang Marsinah, Sekcam Ahmad Sahroni, Lurah Jatikarya Sulatifah, dan Ketua LPM

ZONA BEKASI (Aspirasi) – Dalam tema ‘Perwujudan Struktur Perekonomian Kota Yang Semakin Kokoh dan Kompetitif Guna Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat, Kelurahan Jatikarya yang berada di Kecamatan Jatisampurna, melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Tingkat Kelurahan, Rabu (24/1/2017).

Dalam kesempatannya, turut hadir Camat Jatisampurna Abi Hurairah, Sekretaris Camat (Sekcam) Ahmad Sahroni, Kasi Permas Kecamatan Jatisampurna Marsinah, pihak Bappeda Kota Bekasi serta para ketua RT/RW se-jatikarya, para Kepala Sekolah se-jatikarya serta jajaran UPTD, LPM/BKM, kader posyandu dan unsur kepemudaan.

Camat Jatisampurna saat melakukan sambutannya

Sasaran kegiatan pembangunan melalui musrenbang demi membangun SDM dalam bidang perekonomian untuk kesejahteraan masyarakat.

Lurah Jatikarya, Sulatifah, dalam sambutannya menyampaikan khusus di r ad da 4 usulan yang di prioritaskan. “Namun untuk usulan ditingkat masyarakat tetap dilakukan,” terangnya.

Menurutnya, terkait kegiatan pada program P3BK tak di usulkan pada Musrenbang ini. “Sebab program tersebut sudah luar biasa baik dalam mengakomodirnya di tahun lalu. Terkait Rutilahu, saya berharap RT dan RW melakukan himpun pendataan yang lebih maksimal kembali,” ucap Lurah Sulatifah.

Masih kata Sulatifah, karna pesatnya pembangunan tak menutup kemungkinan pengaduan masyarakat justru semakin meningkat terkait lingkungannya. Sejak dahulu di Jatikarya tak pernah mengalami banjir, namun di tahun 2017 lalu mendapat pengaduan dari warga RW 02 bahwa wilayahnya mengalami kebanjiran dan genangan air di RW05.

“Saya berharap kepada pemerintah untuk dapat merealisasi mencarikan solusi untuk mengatasi banjir tersebut yang berada di RW 02,” tambah Sulatifah.

Camat Jatisampurna, Abi Hurairah, mengatakan RPJMD Kota Bekasi adalah Tata Kelola Struktur Perekonomian. “Terkait pendapatan, Jatisampurna salah satu terbesar dalam pendapatannya meliputi jenis-jenis pajaknya,” imbuhnya.

“Dibidang pendidikan di jatisampurna sendiri masih kekurangan jumlah sekolah negerinya di tingkat SMP dan SMK. Disini SDN ada 12 berbanding jauh daya tampungnya SMP negeri satu sekolah dan SMK Negerinya juga satu, bahkan SMA negeri kita tak memiliki,” tambahnya.

Di kesempatan yang sama dalam sambutannya, Sekretaris Camat (Sekcam) Jatisampurna, Ahmad Sahroni, menjelaskan didepan masyarakat yang hadir di acara musrenbang kelurahan jatikarya menghimbau bahwa ini di tahun politik walaupun berbeda pandangan pilihan namun tetap satu bahu-membahu membangun wilayahnya.

Diketahui, melalui data input usulan musrenbang di tahun 2018 untuk rencana realisasi tahun 2019 sebesar Rp 59.032.000.000, Dan yang sudah terealisasi di tahun 2017 kemarin sebesar Rp 2.3 miliar.

Mirisnya, untuk realisasi usulan musrenbang di tahun 2018 ini Kelurahan Jatikarya tak mendapatkannya. Anggota Dewan yang sebagai penyambung aspirasi masyarakat berdomisili di jatikarya yakni H.Edi yang juga sebagai Wakil Ketua I DPRD Kota Bekasi tak tampak hadir dalam kegiatan musrenbang tersebut. (Yudhi)

Author: 

www.zonapantau.com

Related Posts