Banyak Dugaan Penipuan Dan Info Hoax SY Alias Uyun Akan Di LP

 Berita Terkini, Nasional
banner 468x60

Kwitansi milik korban yang diminta dengan sejumlah uang oleh SY

ZONA BEKASI (Hukum) – Ramainya berita hoax di media sosial terkait dugaan ijasah palsu walikota Bekasi, Rahmat Effendi, diduga disebarkan oleh akun SY alias Uyun. Ternyata yang bersangkutan banyak terjerat kasus pidana seperti penipuan, ingkar janji sewa mobil, dan berbagai modus perilaku buruk lainnya.

Agus Budihartono salah satu korban menjelaskan, dirinya dirugikan oleh pelaku karena pernah dijanjikan menjadi pegawai Tenaga Kerja Kontrak (TKK), dengan menyetor sebesar Rp18 juta.

Diceritakan Agus, kejadian tersebut terjadi pada tanggal 7 hingga 15 Desember 2009. “SY minta uang untuk administrasi ke dalam sebesar Rp18 juta. Saya kasih uang dua kali pada tanggal 7 dan 15 Desember 2009. Sayang kwitansinya dia tulis sendiri dengan kalimat pinjaman. Saya protes, katanya, saat itu hanya formalitas. Ternyata hingga sekarang janjinya tidak jelas,” terang Agus yang mengaku harus jual rumah untuk penyediaan uang tersebut.

Dituturkannya, ada juga seorang kontraktor yang menjadi korban, namun SY sulit ditemui terakhir justru sedang berada di Kab Majalengka. Dia mengaku sudah berusaha melaporkan kasus tersebut ke Polres Metro Bekasi Kota, namun ditolak karena bukti kuitansi tertulis pinjaman. Agus berharap ada korban lainnya yang segera melaporkan pelaku agar bisa diproses secara hukum.

“Berarti banyak modusnya untuk mengelabuhi orang lain. Sementara dia, dengan enaknya melaporkan orang lain,” jelas Agus.

Agus Budihartono, menceritakan yang bersangkutan memang tidak punya pekerjaan dan malang melintang dengan berbagai modus memperdaya orang lain dan tidak bertanggungjawab.

“Gayanya sih perlente untuk menyakinkan korbannya, namun sayag moral dan prilaku kriminalnya parah. Sering mabuk-mabukan dan perilaku negatif lainnya,” ujarnya.

Isu ijazah palsu yang selama ini banyak disuarakan di media sosial cukup mengganggu kubu salah satu kandidat calon walikota Bekasi, karena sekian lama disuarakan, tanpa ada bukti yang bisa dipertanggungjawabkan. Semula diduga ada pihak tertentu yang ingin mendiskreditkan Rahmat Effendi.

Khawatir hoax ini akan terus dimanfaatkan kubu lawan, terlebih dengan masuknya tahapan Pilkada Kota Bekasi 2018, salah satu tim sukses kandidat yang dirugikan disebut-sebut akan segera menempuh jalur hukum sebagai pembelajaran. (Yudhi)

Laporan: Red

Author: 

www.zonapantau.com

Related Posts