Bantu Ekonomi Keluarga, Dua Siswa di Kota Bekasi Rela Jual Gorengan Dikelas

 Berita Terkini, Nasional, Pendidikan
banner 468x60
Dok.Foto : Ramli Dan Nurhalizah Dua Siswa Yang Berjualan di Kelas.

Dok.Foto : Ramli Dan Nurhalizah Dua Siswa Yang Berjualan di Kelas.

KOTA BEKASI, zonapantau.com – KISAH dua bocah anak sekolah yang rela berjuang membantu kedua orang tuanya dengan cara berjualan disekolah.

Kedua anak tersebut kini telah mengejar pendidikannya di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 22 Kota Bekasi yang terletak di Jl. Bintara 17 No.17, Kelurahan Bintara Jaya, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi.

Sebut saja anak itu yang pertama ialah, Nurhalizah (13) yang kini duduk dikelas 8-6 tersebut rela membantu ekonomi orang tuanya dengan cara berjualan Gorengan (kelas) disekolah. Hal itu dia lakukan atas dasar inisiatifnya sendiri demi meringankan serta membantu ekonomi kedua orang tua.

“Saya tidak malu untuk mengemban pekerjaan ini dihadapan teman-teman disekolah, karena menurut saya semua ini adalah salah satu pekerja yang sangat mulia,” ungkapnya kepada zonapantau.com, Kamis (19/01/18) pagi tadi.

Ia juga mengatakan, dari hasil keuntungan berjualan nantinya akan diserahkan dan ditabungi langsung oleh orang tuanya. Hal itu dilakukan kedua orangtuanya demi kelancaran untuk mengejar pendidikan selanjutnya.

Lanjut, tempat yang sama, Ramli Assidiqy (13) kelas 8-6 ini pun juga tidak jauh berbeda mensajikan daganannya dengan, Nurhalizah. Jika Nur berjualan Gorengan, kalau Ramli berjualan Pisang-Naget.

Niatnya berjualan disekolah, kata Ramli untuk kebutuhan jajannya sendiri. “Tidak mungkin saya terus mengandalkan orang tua untuk kebutahan sehari-hari. Karena orang tua saya hanya pekerja serabutan seperti Cuci Gosok keliling,” ungkapnya.

“Makanya dirinya bertekad berjualan untuk kebutuhan sehari-hari seperti jajan disekolah maupun dirumah dengan hasil sendiri, tanpa meminta kembali pada orang tuang,” ucap dia.

Seterusnya, Kepala Sekolah SMPN 22 Kota Bekasi, Dela Giriwarna mengungkap atas kedua anak didiknya itu bahwa pihak sekolah terus mendukung siswa/siswi berjualan disekolah selama tidak mengganggu kegiatan belajar mengajar.

“Secara tidak langsung mereka sudah belajar berwirausaha dan membantu perekonomian keluarga serta memberi contoh yang baik bagi teman-temannya. Lalu, cara berjualannya pun tidak menyaingi kantin sekolah,” pungkasnya. (Dhigan)

Author: 

www.zonapantau.com

Related Posts