Rikky Tambunan Sebut Polemik Rekom DPC PDIP Kota Bekasi Untuk Petahana Abal-Abal

 Berita Terkini, Nasional
banner 468x60

KOTA BEKASI, zonapantau.com – POLEMIK terkait rekomendasi dukungan dari PDIP untuk pasangan cawalkot Rahmat Effendi dan Tri Adhianto masih menjadi persoalan dikalangan internal partai berlambang banteng moncong putih itu.

Dalam hal ini, Wakil Ketua 1 Bidang Kehormatan DPC PDIP Kota Bekasi, Sahat P Rikky Tambunan mengungkapkan, Jumat (12/01/18) bahwa rekom yang diberikan ke, Hj. Sumiati tidak dikonfirmasi, karena dikeluarkan pukul 16:00 Wib dan dibatalkan pada pukul 19:00.

“Lalu, dikeluarkan keputusan yang dikeluarkan yang katanya oleh DPP PDIP lewat Ketua DPC PDIP Kota Bekasi, Anim untuk mengusung petahana Rahmat Effendi-Tri pada pukul 21:00 wib. Bukankah itu disebut abal-abal dan ditolak pula oleh para mitra koalisi,” ujarnya.

“Ingat, PDIP memiliki aturan sebagai partai modern. Jadi saya tidak yakin bahwa rekom tersebut untuk bergabung dengan pasangan petahana dari DPP,” tegas dia.

Ia juga menambahkan, seharusnya terkait rekom tersebut harus dikonfirmasi terlebih dahulu ke yang bersangkutan (Hj. Sumiati). “DPC PDIP Kota Bekasi harus bertanggung jawab soal kegagalan di Pilkada 2018 Kota Bekasi ini,” cetusnya.

“DPC harus bertanggung jawab. Saya selaku pengurus juga siap dievaluasi dari kepengurusan karena semua ini saya anggap sudah gagal. Bayangkan posisi partai pemenang dengan memiliki 12 kursi legislatif, tapi di Pilkada dukung kader Golkar dan PAN,” sesalnya.

Dia meyakini  ketua umum Megawati  tidak diberikan masukan yang benar soal konstalasi politik di kota Bekasi. “Rekom untuk Sumiati dan Lilik Haryoso hanya sebagai bantalan untuk menyalahkan ibu Ketua Umum,”pungkasnya. (Dhigan)

 

Narasumber : Wakil Ketua Bidang Kehormatan DPC PDIP Kota Bekasi, Ricky Tambunan.

Author: 

www.zonapantau.com

Related Posts