Ini Jawaban DTKB dan Dishub Kota Bekasi Soal Pembangunan Halte Trans Patriot

 Berita Terkini, Pemerintahan
banner 468x60

KOTA BEKASI, zonapantau.com – BEBERAPA hari lalu Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi telah meresmikan Bus Trans Patriot dan 19 pembangunan Halte yang tersebar diberbagai titik wilayah. Tapi sangat disayangkan, pembangunan Halte Trans Patriot menuai kritikan dari sejumlah masyarakat setelah foto halte tersebut diposting ke berbagai Media Sosial (Medsos) seperti ‘Facebook’.

Pembangunan halte Trans Patriot  sebanyak  19 halte yang menelan anggaran sebesar 494 juta di Duga tak layak pakai karena tak memenuhi standarisasi kenyamanan bagi penumpangnya.

Kondisi halte yang jauh dari standar kenyamanan  itu nilainya tiap halte sebesar Rp 26 juta dan pantas untuk segera dilakukan evaluasi oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi sebagai penanggungjawab.

Adanya persoalan diatas Ketua Dewan Transportasi Kota Bekasi (DTKB) , Harun Al Rasyid mengatakan bahwa kondisi halte yang baru saja  berfungsi namun tak layak pakai dinilai oleh masyarakat kurang nyaman bagi penumpang tersebut akan secepatnya dievaluasi.

“Prinsip dasar paling utama dari Trans Patriot ialah kenyamanan, keamanan dan harga terjangkau. Temuan dari sejumlah rekan media serta anggota DPRD itu akan menjadi bahan pembahasan dengan pihak Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi,” ujarnya.

“Ingat, DTKB akan menyampaikan usulan – usulan ke Dishub, karena itu semua merupakan bagian dari evaluasi  pada kesempatan pertama setelah launching bus Trans Patriot kemarin,” katanya.

Adapun usulan yang akan disampaikan ke Dishub dikatakan Ketua DTKB sesuai dengan usulan di awal, seperti  Transaksi cashless,  Mobilitas kendaraan bisa dimonitor minimal menggunakan GPRS, Sarana dan prasarana seperti shelter harus nyaman.

Lanjut, adanya dugaan penyalahgunaan anggaran Halte Trans Patriot, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi mengaku jika kritikan dari masyarakat terkait kondisi halte Trans Patriot yang dinilai kurang nyaman merupakan masukan bagi Dishub untuk menjadi bahan evaluasi.

Demikian dikatakan Sekertaris Dishub Kota Bekasi, Deded Kusmayadi, Selasa (19/12/2017) saat dimintai tanggapannya terkait kondisi 19 Halte Trans Patriot yang menunai kritikan akibat kurang nyaman terutama untuk melindungi penumpang dari terik matahari dan hujan.

“Saya menghargai pendapat dan masukanya, karena nanti ada BPK dan Inspektorat yang akan memeriksa. Semua akan dipertanggungjawabkan,” jelas Deded saat ditanya tentang dugaan adanya penyalahgunaan anggaran pembangunan halte yang nilainya setiap satu halte sebesar Rp. 26 juta,” ungkapnya. (19/12)

Mengenai hasil pemeriksaan nanti, kata Deded merupakan kewenangan dari BPK dan Inspektorat di tahun 2018 nanti. “Semua ada pertanggung jawabannya, kita tunggu saja hasil pemeriksaannya,” ucapnya. (Dhigan)

 

 

Laporan    : Sofie.

Sumber 1 : Ketua Dewan Transportasi Kota Bekasi (DTKB) , Harun Al Rasyid .

Sumber 2 : Sekertaris Dishub Kota Bekasi, Deded Kusmayadi.

Author: 

www.zonapantau.com

Related Posts