Muspika Tanjungsari Bersama Paguyuban Sunda Akur Ikut Kerja Bakti Buka Jalan Daerah Terisolir Di Kegiatan Guru

 Berita Terkini, Nasional
banner 468x60

Apel persiapan kerja bakti

ZONA BOGOR (Tanjungsari) – Sepanjang kurang lebih 5 kilometer (km) dengan lebar 3 meter, jalan lintas perbatasan Bogor – Purwakarta dan Bogor – Cianjur, telah dilaksanakan pembukaan jalur pelintasan yang di kerjakan dengan cara gotong-royong.

Melalui Hut PGRI pada acara Kemah Bakti, ratusan guru dari 7 kecamatan diwilayah timur Kabupaten Bogor, bersama unsur masyarakat setempat ikut dalam pemugaran jalur jalan lintas perbatasan, di Desa Buana Jaya, Tanjungsari, Kabupaten Bogor, Sabtu (16/12/2017).

Camat Tanjungsari, Ahmad Kosasih, saat melakukan petilasan dijalur daerah terisolir

Kini, kedepannya masyarakat yang akan berkunjung ke Purwakarta tak perlu jauh untuk menuju ke daerah Purwakarta. Pasalnya, jalan yang menghubungkan Kampung Bakan Kadu Desa Buanajaya Tanjungsari Kabupaten Bogor dengan Kabupaten Purwakarta melalui Kampung Talaga, Cigunung Herang Kecamatan Cikalong Kulon, Cianjur, telah dibuka.

Camat Tanjungsari, Ahmad Kosasih bersama jajarannya dan Kepala Desa Buana Jaya Isak Sujana, mengatakan proses pembukaan jalur lintas batas tersebut sudah berlangsung seminggu yang lalu.

H.Deden Setia Nugraha, SH (Lurah Ibeng) tokoh masyarakat Tanjungsari sekaligus ketua Paguyuban Sunda Akur

“Pembukaan jalur ini sangat membantu masyarakat, selain itu juga bertujuan untuk memberikan akses jalan untuk potensi wisata yang ada diwilayah ini salahsatunya wisata curug,” kata Camat Ahmad kepada zonapantau.com

Jalan yang dibangun tersebut merupakan aset Desa Buanajaya, karena sebelumnya sudah ada jalan setapak. Untuk lahannya, pihak Desa sudah berkoordinasi dengan perhutani Resort Pemangku Hutan (RPH) Cariu.

Unsur masyarakat yang ikut dalam kegiatan kerja bakti pada acara Hut PGRI se botim

Terpisah, Kades Buanajaya Isak Sujana, juga mengatakan pihaknya sangat terimakasih kepada guru atas keterlibatan membuka akses jalan ke Purwakarta. “Saya selaku Kades mengucapkan terima kasih kepada para guru di Bogor Timur yang telah menjadikan Buanajaya sebagai lokasi Kemah Bakti PGRI,” pungkas Isak.

Sementara, dari Tokoh Masyarakat H.Deden Setia Nugraha, SH, bersama Paguyuban Sunda Akur dan unsur masyarakat lainnya yang turut membantu gotong-royong kerja bakti, mengatakan dirinya selaku masyarakat tanjungsari juga turut berterima-kasih kepada para guru se-botim. “Mereka (guru botim.red) bukan hanya panutan pahlawan tanpa tanda jasa saja, akan tetapi juga bisa dikatakan sebagai Pahlawan Sosial,” terangnya.

Dirinya, Kang Ibeng sapaan akrab dari H. Deden Setia Nugraha, menjelaskan dengan dibukanya jalan ini mudah-mudahan masyarakat tanjungsari khususnya warga Desa Buana Jaya dapat terbantu. “Harapan saya dengan adanya program seperti ini, minimal mendorong kesejahteraan masyarakat setempat, terutama para petani disekitar jalan yang sedang dibangun ini,” harapnya.

“Perekonomian masyarakat saat ini masih cenderung mengandalkan dari sektor pertanian, karna disini banyak seperti petani Kopi, Karet, Palawija dan sebagainya. Pemerintah juga sering membantu melalui kelompok-kelompok tani yang ada di desa buana jaya, dan antusias kadesnya sendiri juga sangat baik terhadap warganya,” pungkas Kang Ibeng. (Yudhi)

Author: 

www.zonapantau.com

Related Posts