Kadisdik Buka Acara Gebyar Maulid SDN Bojong Rawalumbu X

 Berita Terkini, Pendidikan
banner 468x60
Foto Kepala Disdik Kota Bekasi, Ali Fauzie Saat Memberi Santunan Anak Yatim Yang di Dampingi Kepala Sekolah SDN Bojong Rawalumbu X, Karju

Foto Kepala Disdik Kota Bekasi, Ali Fauzie Saat Memberi Santunan Anak Yatim Yang di Dampingi Kepala Sekolah SDN Bojong Rawalumbu X, Karju

KOTA BEKASI, zonapantau.com – SEKOLAH Dasar (SD) Negeri Bojong Rawalumbu X  yang beralamat Jl. Lumbu Tengah 4 RT.02 RW.29 Kelurahan Bojong Rawalumbu Kecamatan Rawalumbu Kota Bekasi, pagi tadi telah mengadakan Gebyar Maulid Nabi Muhammad SAW 1438 H/2017 M.

Nampak hadir dalam gebyar maulid tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Camat Rawalumbu, Kepala UPTD Pembinaan SD Kecamatan Rawalumbu, Para Kepala Sekolah Dasar se-Kecamatan, Komite Sekolah, para Guru, Panitia, Ustad Penceramah, dan 720 Siswa/Siswi SDN Bojong Rawalumbu X.

Kepala SD Negeri Bojong Rawalumbu X, Karju mengatakan bahwa gebyar maulid Nabi Muhammad SAW ini dalam rangka memberikan edukasi keagamaan kepada anak didik, guna merajut kebersamaan dalam mencerdaskan generasi bangsa yang maju, sejahtera dan ikhsan.

“Selain gebyar maulid, kami juga menampilkan beberapa kreatifitas anak didik seperti ekstrakulikuler seni degung dengan kemasan lagu keagamaan, dan penampilan polisi cilik (pocil) muslim,” ungkapnya kepada zonapantau.com, Sabtu (09/12/17).

Selanjutnya, Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Ali Fauzie dalam membuka sambutannya mengucapkan terimakasih kepada Kepala Sekolah SDN Bojong Rawalumbu X beserta jajarannya seperti komite, panitia, guru beserta orangtua murid yang sudah  bekerja keras untuk mengadakan kegiatan gebyar maulid.

“Kegiatan seperti ini tentu saja merupakan kegiatan salah satu bentuk untuk menciptakan dan menanamkan karakter – karakter kepada anak didik kita,” ucapnya.

Ia juga mengatakan, sekolah harus mempunyai inovasi dan terobosan terkait bagaimana untuk mengembangkan sekolah itu sendiri. Oleh karena itu, Ali menyampaikan bahwa sekolah tidak bisa berdiri sendiri tanpa ada peran serta dari masyarakat dan partisipasinya.

“Saya berharap pada ke seluruh masyarakat untuk mengetahui karena sekolah adalah wadah mendidik anak kita. Bagaimana anak – anak kita bisa menciptakan lingkungan belajar didalam kelas dan diluar kelas dengan inkra serta ekstra yang harus didukung penuh partisipasinya peran masyarakat,” ucapnya.

“Oleh karena itu sekolah harus membuka diri, inovasi serta mencari informasi, sehingga sekolah tidak hanya mengandalkan dana dari Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Pusat dan BOS Daerah saja. Nah, kedepannya sekolah boleh berkesempatan untuk mencari dana partisipasi kepada masyarakat melalui cara mekanisme (Rapat) terlebih dahulu antara Komite Sekolah dengan Masyarakat,” paparnya.

Seusai memberikan sambutannya, Ali beserta Kepala Sekolah, Komite, dan Kepala UPTD lanjut memanggil anak Yatim yang diambil dari anak didik setempat untuk diberikan santunan. (Dhigan)

Author: 

www.zonapantau.com

Related Posts