Pasien Meninggal Karna Tak Diantar, Alasan RSMD Supir Ambulance Sedang Libur

 Berita Terkini, Kesehatan, Nasional, Pemerintahan
banner 468x60

ZONA BOGOR (Dramaga) – Pernyataan yang disampaikan pihak Rumah Sakit Medika Dramaga (RSMD) Bogor terkait meninggal-nya Masitoh, warga Ciherang Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, di media beberapa waktu lalu mendapat tanggapan serius dari pihak keluarga korban.

“Kami dari pihak keluarga menjelaskan bukan mempermasalahkan tindakan Dokter dalam melayani sanak keluarganya (Alm. Masitoh.red),” jelas Lendi keponakan Almarhum Masitoh, saat ditemui zonapantau.com, Jumat (08/12/2017).

Menurutnya, pernyataan dari RSMD tersebut adalah berkilah dari persoalan yang sebenarnya. Kesalahannya bukan pada penanganan dokter, akan tetapi adalah supir ambulance di rumah sakit tersebut yang sedang libur, sehingga tak dapat mengantar pasien yang hendak dirujuk ke rumah sakit lain.

Lendi menuturkan, hal yang bodoh dan tidak manusiawi jika RSMD beralasan tidak ada supir ambulance dalam pelayanan pasien.

“Kami sekeluarga sudah ikhlas dengan meninggalnya bibi saya, tapi secara pribadi ini menjadi pelajaran yang sangat buruk Rumah Sakit se-kelas RSMD tidak mempunyai supir ambulance dalam melayani pasien yang notabennya sedang dalam keadaan kritis,” ungkap Lendi.

“Saat kejadian saya yang mengurus di rumah sakit, pihak Dokter RSMD memberikan rujukan untuk segera beralih ke RS lain sekitar pukul 14.00 wib Jum’at (01/12/2017), tapi justru tidak adanya persiapan pelayanan untuk memindahkan pasien dengan menggunakan ambulance dan segala peralatan medis yang ada terkait penyakit di derita pasien,” kata Lendi.

Lendi juga mengatakan, dari pukul 14.00 Wib sampai 15.55 Wib hingga akhirnya bibi saya dinyatakan meninggal dunia oleh Dokter, yang disebabkan pihak RSMD tidak memberikan layanan ambulance. Padahal jelas, pihak RS mengatakan kepada saya prosedur penanganan pasien hanya 30 menit dalam menyiapkan ambulance.

“Saya dan keluarga sangat kecewa dengan hal ini, bahkan sampai untuk membawa jenazah kerumah, pihak RSMD tidak mau menyediakan ambulance dengan alasan yang bodoh supirnya libur,” tegas Lendi dengan nada tinggi.

Lanjut, Lendi, Jika RSMD melayani masyarakat dengan seperti ini lebih baik jangan jadi RS, lebih baik ganti tempat karaoke aja. “Saya berharap ini jadi perhatian buat Pemerintah Daerah dan pihak-pihak terkait, dengan pelayanan dan perlakukan RSMD ini, jika tidak ada keberpihakan dengan masyarakat lebih baik tutup saja,” pungkasnya. (Yudhi/Dod)

Author: 

www.zonapantau.com

Related Posts