Kasihan, Masih Ada Warga Kota Bekasi Tinggal Di Gubuk

 Berita Terkini, Nasional, Pemerintahan
banner 468x60

Dinding rumah yang keseluruhannya berbilik bambu

ZONA BEKASI (Sosial) – Kota Bekasi merupakan wilayah yang mengalami kemajuan pesat dalam pembangunan infrastruktur dengan julukan ‘Kota Metropolitan’. Namun sangat disayangkan, perkembangan pembangunan tersebut belum di maksimalkan pada bidang lainnya seperti kesejahteraan masyarakat.

Seperti yang dialami oleh kakek Namin atau Narin warga RT002/RW04 Kelurahan Jatiraden, Kecamatan Jatisampurna, keadaan yang memprihatinkan tinggal dirumahnya yang seperti gubuk. Dengan berdinding bilik bambu sampai berlantaikan tanah merah, sejak belasan tahun silam kakek tersebut belum pernah mendapatkan bantuan perbaikan rumahnya dari pemerintah setempat.

Pelataran luar belakang rumah dijadikan dapur

Tingkat Kelurahan merupakan ujung tombaknya roda pelayanan pemerintahan daerah, karna bersentuhan langsung terhadap masyarakat. Sebagus apa pun program kepala daerah pada Jangka Pendek, Menengah hingga jangka Panjang, jika tak di implementasikan oleh bawahannya di tingkat Kelurahan, maka program tersebut tidak maksimal dan akan selalu tersendat tak mencapai targetnya.

Rutinnya rapat Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kelurahan Setempat, sama sekali rumah kakek Namin tidak disebutkan dalam usulan perbaikan rumahnya yang masuk pada program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu).

Candra Gunawan warga Jatisampurna membeberkan informasi darinya, bahwa melalui ketua RT setempat berupaya di tahun ini akan di usulkan. “Ketua RT meminta saya untuk melihat kondisi tempat tinggal milik kakek Namin, ternyata kondisinya memang sangat memprihatinkan,” ungkapnya, Senin (27/11/2017).

Dalam kondisi kakek Namin yang perekonomiannya menengah kebawah, Candra berharap kepada pemerintah untuk lebih peduli terhadap kebutuhan masyarakatnya.

Berlantai tanah didalam kamar hanya beralaskan terpal

“Saya berharap kakek Namin mendapatkan haknya sebagai warga kota bekasi, yaitu kesejahteraannya dalam hal ini mendapatkan bantuan perbaikan Rutilahu. Mungkin kakek tersebut canggung untuk meminta tolong, tapi kan ada pihak Kecamatan maupun Kelurahan hingga tingkat bawahnya, dalam hal ini merupakan tingkat pemerintahan dibawah seharusnya secara langsung diwilayahnya dapat menjalankan program pembangunan pada roda pemerintahan,” pungkasnya.

Terpisah melalui seluler, Camat Jatisampurna, Abi Hurairah, mengatakan kaitan pendataan rutilahu sedang berjalan ditiap tingkat kelurahan se – jatisampurna.

“Insya ALLAH, di tahun 2018 akan saya perintahkan kepada lurah jatiraden untuk menjadi skala prioritas pembangunan rutilahu milik bapak Namin,” tegasnya. (Yud)

Author: 

www.zonapantau.com

Related Posts