Inilah Kata Ahmad Syaikhu Soal Penanganan Banjir di Kota Bekasi

 Berita Terkini, Pemerintahan
banner 468x60
Foto Wakil Wali Kota Bekasi, Ahmad Syaikhu Saat di Wawancara

Foto Wakil Wali Kota Bekasi, Ahmad Syaikhu Saat di Wawancara

ZONAPANTAU.COM (Kota Bekasi) – MENJELANG musim penghujan dibulan ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi berupaya meminimalisasi bencana banjir disetiap wilayahnya.

Wakil Wali Kota Bekasi, Ahmad Syaikhu mengungkapkan, Senin (27/11/17) diruangannya bahwa Pemkot Bekasi terus berupaya untuk melakukan perbaikan infrastruktur seperti penguat tanggul – tanggul, perbaikan folder air, perbaikan drainase perkotaan, dan terus mengefektifkan kaitan dengan team pematusan yang dilakukan oleh pihak Dinas PUPR untuk menormalisasi setiap aliran air di Kota Bekasi.

Ia juga terus mengajak mengajak seluruh masyarakat Kota Bekasi untuk penanggulangannya secara kultural dengan cara tidak membuang sampah disembarang tempat seperti sungai, kali, serta saluran air sehingga bisa menimbulkan dampak penyumbatan disaluran drainase, dan bisa menimbulkan banjir diwilayah lain.

“Kalau dilihat dari siklus – siklus ini, bisa terjadi masuk lima siklus tahunan, karena tahun sebelumnya kita sudah pernah mengalami banjir, maka dari itu kita perlu mengantisipasi agar tidak sampai timbul dampak banjir meluas dan melebar,” ujar dia.

“Oleh karena itulah kami terus menekankan kepada seluruh jajaran aparatur Pemerintah Kota untuk melakukan persiapan – persiapan yang matang, dan kalaupun timbul dampak kebencanaan dari banjir ini, kita sudah berusaha juga untuk menyiapkan BPBD Kota Bekasi maupun Dinas Sosial,” ulasnya.

Ia juga mengatakan, jika terjadi banjir kembali, Dinas Sosial juga akan standbuy untuk menyiapkan pos – pos pengungsian, karena dinas terkait sudah siap untuk melakukan upaya – upaya tersebut bersama BPBD Kota Bekasi dalam mengevakuasi terhadap para korban banjir.

Selanjutnya, Kata Ahmad Syaikhu, wilayah yang namanya ter katogori rawan banjir, Pemerintah sudah menyiapkan disetiap daerah agar ditingkat RT/RW bisa menjadikan sebagai RW Siaga. “Nah, maka itu RW Siaga harus terus memiliki kesiagaan penuh, pertama dari sisi aparaturnya, sisi masyarakatnya, dan sarana prasarana untuk menanggulangi banjir,” pungkasnya. (Dhigan)

Author: 

www.zonapantau.com

Related Posts