banner 468x60

Wali Kota Resmikan Gedung PGRI Kota Bekasi

 Berita Terkini, Pemerintahan, Pendidikan
banner 468x60
Wali Kota Bekasi, Dr. Rahmat Effendi Saat Sambutan di Peresmian Gedung PGRI Kota Bekasi

Wali Kota Bekasi, Dr. Rahmat Effendi Saat Sambutan di Peresmian Gedung PGRI Kota Bekasi

ZONAPANTAU.COM (Kota Bekasi) – SABTU, 25 November 2017, Wali Kota Bekasi, Dr. Rahmat Effendi telah menandatangani prasasti sebagai tanda diresmikannya Gedung PGRI Kota Bekasi yang beralamat Jl. Perumahan Asih Rt 04 Rw 17, Jaka Setia.

Kedatangan Wali Kota tidak hanya meresmikan Gedung PGRI Kota Bekasi saja. Namun, acara peresmian gedung tersebut sekaligus memperingati Hari Guru Nasional (HGN) ke – 23 dan HUT Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke-72.

Nampak hadir mendampingi Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan  (Disperkimtan), Dadang Ginanjar, Kepala Dinas Pendidikan, Alie Fauzi, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Encu Hermana, Ketua FKUB, Abdul Manan, Ketua PGRI, Yana Supriyatna, perwakilan  Kepala SMP, para Kepala UPTD Pembinaan SD, para Kepala SD negeri dan Swasta se – Kota Bekasi.

“Memperingati Hari Guru Nasional ini, kami PGRI Kota Bekasi telah melaksanakan porseni guru dengan 10 cabang, selain cabang olahraga ada juga cabang MTQ, Menyanyi Solo Rampak Sekar dan lomba mengajar untuk meningkatkan kualitas kinerja guru,” ujar Ketua PGRI Kota Bekasi, Yana Supriatna dalam laporannya.

“Kami juga sudah siap untuk acara bulan depan terkait Kota Bekasi menjadi tuan rumah Hari Guru Nasional dan Hut PGRI ke-72 yang akan dilaksanakan di Stadion Patriot Candrabhaga pada tanggal 2 Desember 2017 yang rencananya akan menampilkan tari kolosal, angklung 750 orang, paduan suara oleh ibu-ibu guru sebanyak 500 orang,” ungkapnya. (25/11)

Yana yang mewakili para guru-guru se – Kota Bekasi mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Bekasi atas terwujudnya mimpi kami untuk memiliki gedung PGRI sendiri.

Selanjutnya, Wali Kota Bekasi, Dr. Rahmat Effendi menyatakan bahwa untuk saat ini yang dipikirkannya adalah para gurunya yang secara bertahap Pemerintah Kota mengupgrade kesejahteraannya. “Nah, ternyata setelah dilihat melalui data APBD Tahun 2018 sudah ada peningkatan,” ucapnya.

Menurutnya, peningkatan itu adalah perhatian, komitmen, dan kosistensi Kepala Daerah untuk memberikan kesejahteraan lebih kepada para guru yang merupaka pahlawan tanda tanda jasa. “Dengan kesejahteraan yang sudah mulai baik, tentunya para guru dituntut memberikan tanggung jawabnya terhadap tugas dan kewajibannya sebagai seorang guru,” imbuhnya.

Wali Kota juga mengingatkan kepada para kepala sekolah agar tidak boleh lagi menambah guru-guru honorer yang ada karena kita sudah cukup kesulitan dengan adanya beberapa guru – guru yang menuntut kepada pemkot untuk diberikan semacam legal formal untuk melakukan aktifitasnya sebagai guru di Kota Bekasi.

“Jadi nanti kalau kurang cukup memohon atau meminta ke Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi untuk pemerataan guru satu ke lain hal,” pungkasnya. (Dhigan)

Laporan : Gie

banner 468x60

Author: 

www.zonapantau.com

Related Posts