banner 468x60

Warga Bekasi Teriak Soal Sistem Parkir Meter

 Berita Terkini, Pemerintahan
banner 468x60

ZONAPANTAU.COM (Kota Bekasi) – SISTEM parkir meter yang berlaku di Kota Bekasi sejak Agustus 2015 belum beroperasi secara optimal. Meski mesin parkir telah terpasang, sistem parkir yang berlaku masih menggunakan karcis manual yang diserahkan oleh petugas parkir ke penitipan kendaraan.

Seorang warga di sekitaran Alun-alun Kota Bekasi, Fuad (28) mempertanyakan fungsi parkir meter yang berada didepan RSUD Kota Bekasi, karena Jukir (Juru Parkir) menurut dia alat tersebut tidak menggunakan alat untuk mendata parkir kendaraan, melainkan mencatat dengan karcis manual.

“Alatnya tidak digunakan sama sekali, tetapi para Jukir biasanya menggunakan Karcis manual yang diserahkan ke penitip pengendara,” Ungkap Fuad kepada zonapantau.com, Selasa (14/11/17).

Menanggapi hal itu Calon Walikota Bekasi dari Partai Gerindra, Ahmad Rifauddin mengatakan bahwa parkir meter (ERP) hanya pajangan saja, karena parkir meter yang pernah dicetuskan oleh Pemerintah Kota Bekasi tidak berjalan sesuai keinginan masyarakat.

“Program tersebut diduga sangat merugikan karena hanya menjadi ‘alat’ bagi Pemkot Bekasi untuk meraup keuntungan dan itu adalah pungli halus yang dilakukan oknum yang tidak bertanggung jawab,” cetusnya.

Lanjut, dia juga berharap untuk program parkir meter agar dihentikan. “Karena peraturan yang dipakai sampai saat ini adalah PERWAL (Peraturan Walikota), yang secara undang-undang tidak kuat,” ucapnya.

Ia juga menambahkan, penerapan layanan parkir meter yang diduga tidak mempunyai dasar hukum, sementara di SK Walikota tentang Penyelenggaraan Perparkiran, dan payung hukum lainnya tidak secara spesifik mengatur retribusi parkir meter di badan jalan (On Street‎). (Dhigan)

banner 468x60

Author: 

www.zonapantau.com

Related Posts