Kadinsos: Terkait Masalah Sosial Warga Cibadak Semua Itu Berawal Dari Data Desa

 Berita Terkini, Nasional, Pemerintahan
banner 468x60

Roy E.Khoirudyn (Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bogor)

ZONA BOGOR (Sukamakmur) – terkait kakek Hasan Towi (99) dan Mak Iyom (70) warga RT02/ RW05, Desa Cibadak, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, yang bertempat tinggal disebuah gubug reot berbilik bambu ini, mendapatkan keprihatinan dari berbagai kalangan termasuk Kepala Dinas Sosial, Roy E.Khoirudyn.

Kadinsos menjelaskan bahwa dalam penanganan masalah Sosial seperti Ini Bukan hanya tanggung jawab Dinas Sosial akan tetapi butuh peran serta semua pihak Termasuk Pemerintah Desa (Pemdes) yang memiliki Data kependudukan diwilayahnya.

“Namun untuk Kasus Abah Hasan Towi dan Emak Iyom ketika melihat pemberitaan yang muncul di Berita Online saya langsung berkoordinasi dengan Pemerintah Wilayah setempat baik Kecamatan dan Pemdes. Bahkan Tagana dan PSM yang ada diwilayah saya hubungi untuk berkoodinasi mengenai Kondisi Warga tersebut,” katanya saat di temui diruang kerjanya, Rabu (08/11/2017) kemarin.

Dikatakan Kadinsos Kabupaten Bogor dalam rangka penangan kemiskinan, kesenjangan Sosial diwilayah. Adalah bagaimana Peran serta masyarakat terutama Pemerintah Desa yang dapat memantau Kondisi Warga melalui RT dan RW agar dilibatkan mendeteksi setiap Permasalahan warganya.

“Bila memang ‘Data’ dari Desa itu akurat tidak akan terjadi munculnya Informasi seperti pasangan lansia tersebut, pastinya perangkat Desa yang Lebih mengetahui Kondisi warganya untuk di data, baru kita dari Dinas Sosial melakukan pendampingan langkah apa yang harus di lakukan. Maka dari itu, saya katakan penanganan masalah penanganan Sosial butuh Peran serta semua pihak,” tutur Roy menegaskan.

Dirinya juga membeberkan, pada saat itu juga sudah langsung berkordinasi dengan Tagana, TKSK dan BPD Desa setempat.

“Kordinasi tersebut untuk dapat memberikan bantuan berupa Peralatan Masak, Tempat Tidur hingga Listrik untuk penerangan rumah kakek tersebut. Saya mengingatkan kepada seluruh RT/RW dan Pemdes agar bisa koordinasi dengan TKSK atau Relawan diwilayah masing-masing jika menemukan hal serupa untuk didata dan kroscek oleh dinsos,” tegas Roy, agar hal serupa tak terulang kembali.

Terpisah, Kepala Desa Cibadak, saat ditemui di kantor kecamatan sukamakmur usai kegiatan rapat minggon. Dirinya membantah abah Hasan tak pernah dapat bantuan sama sekali. “Dia dapat bantuan PKH, klo perbaikan RTLH dapat di tahun depan 2018,” katanya.

Selain itu, Kades Cibadak menjelaskan semua itu adalah ‘mis komunikasi’ antara RT/RW setempat dengan Desa. “Saya baru tau ada kakek tua yang tinggal disana, dan RT RW setempat selama ini tak memberitahu saya,” ujarnya.

“Kakek tersebut sudah dapat bantuan Peralatan Masak, Tempat Tidur dan Listrik/ Penerangan. Dan selanjutnya, saya mau memberikan bantuan kepada kakek tersebut,” janjinya. (Yudhi)

Author: 

www.zonapantau.com

Related Posts