banner 468x60

Warga Geram di Bekasi Razia Tanpa Surat Tilang Dengan Kendaraan Dibawa

 Berita Terkini, Nasional, Serba-Serbi
banner 468x60

ZONAPANTAU.COM (Kota Bekasi) – WARGA Kampung Bubulak geram atas prilaku oknum polisi yang merazia motornya dilokasi Lampu merah Pendawa tepatnya Jalan Baru wilayah Kecamatan Rawalumbu tanpa memberi surat tilang kepadanya. Sebut saja warga itu berinisial RM (23)  merasa geram atas sikap salah satu oknum Polisi yang diduga bernama Purba dan bertugas di Polsek Bekasi Timur itu telah membawa motornya tanpa ada surat tilang.

Ironisnya lagi, pemberhentian (Razia) yang dilakukan oleh Purba itu, kata RM dilakukan hanya berdua saja dan tidak ada tanda resmi seperti Plang pemberitahuan Razia.

Ia juga mengaku sebelumnya dirinya sudah meminta Surat Tilang kepada Bapak Purba selaku Polisi yang merazia motornya tersebut, namun tidak diberikan. “Tanpa diberikan surat tilang, kenapa motor saya dibawa begitu saja,” ucap dia agak sedikit bingung atas prilakunya.

Dia juga menilai prilaku polisi yang membawa motornya itu dianggap sebagai perampasan, karena dibawa tanpa ada surat tilang. “Udah gitu saya disuruh ambil motor ke Pos Polisi Bekasi Timur oleh Bapak Purba,” tambahnya.

“Nah, saat saya sudah menuruti permintaan polisi untuk mengambil kendaraan di Pos Polisi Bekasi Timur, saya dikasih pilihan, mau ditilang atau bayar denda?,” tutur dia. Akhirnya RM membayar dendanya dengan Nominal Rp.250.000,-.

“Apakah mekanisme Razia seperti ini, karena setahu saya mekanisme Razia tidak seperti ini, memang dirinya mempunyai kesalahan dengan tidak memakai Helm, serta tidak memiliki SIM, tapi memiliki lengkap STNK dan BPKB,” cetusnya.

Ia menambahkan kembali, dirinya juga disuruh oleh polisinya untuk mengambil terlebih dahulu BPKB yang masih tertinggal dirumah untuk diserahkan kepadanya untuk diperiksa. “Ko Razia disuruh bawa BPKB,” pungkasnya.

Lanjut, dilansir dari laman Divisi Humas Mabes Polri, Selasa (07/11/17), pemeriksaan kendaraan bermotor atau razia diatur dalam PP No 42 Tahun 1993 tentang Pemeriksaan Kendaraan Bermotor di Jalan. Pemeriksaan yang dimaksud adalah pemeriksaan terhadap pengemudi dan kendaraan bermotor mengenai pemenuhan persyaratan teknis dan laik jalan serta pemenuhan kelengkapan persyaratan administratif.

Aparat yang diberikan kewenangan untuk melakukan pemeriksaan tersebut adalah kepolisian dan Pegawai Negeri Sipil yang memiliki kualifikasi tertentu di bidang lalu lintas dan angkutan jalan. Dalam razia tersebut, mereka diwajibkan untuk melengkapinya dengan surat penugasan yang dikeluarkan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri).

Surat ini memuat beberapa aspek dalam sebuah razia, yakni alasan dan jenis, waktu, tempat razia, penanggung jawab, daftar petugas, dan daftar pejabat penyidik yang ditugaskan. Para petugas yang ikut serta dalam razia diwajibkan menggunakan seragam dan atribut yang jelas. Seperti tanda-tanda khusus sebagai petugas pemeriksa dan perlengkapan pemeriksaan. Khusus polisi, petugas harus menggunakan seragam dan atribut yang ditetapkan.

Kemudian, sebagaimana yang tercantum dalam pasal 15 ayat 1 sampai 3, disebutkan bahwa pada tempat pemeriksaan wajib dilengkapi dengan tanda yang menunjukkan adanya pemeriksaan kendaraan bermotor. Tanda dimaksud harus ditempatkan pada jarak sekurang-kurangnya 100 meter sebelum tempat pemeriksaan. (Dhigan)

banner 468x60

Author: 

www.zonapantau.com

Related Posts