Wartawan Dampingi Pasien Miskin Diusir Oknum Security RS. Kharisma

 Berita Terkini, Nasional, Pemerintahan
banner 468x60

RS. Kharisma tampak dari depan

ZONA SUBANG (Jurnalis) – Penanganan LSM GARDA RI untuk peringanan biaya bersalin kepada salah satu masyarakat belum mampu, pasangan suami istri Warna dan Titin asal Kampung Mayasari Dusun Mayasuta RT29/RW009 Desa Rancabango, Kecamatan Patokbesi, Kabupaten Subang di RS Kharisman, di warung cendol (gardu mariuk) Pamanukan Subang menuai arogansi dari oknum keamanan rumah sakit.

Sepertinya oknum tersebut alergi atas konfirmasi wartawan sehingga menjadi buas dan sempat mengusir wartawan.

Permasalahan pasien tersebut berawal saat pihak RS Kharisma meminta bayaran Rp 10 juta. Namun, tentu saja keluarga pasien tidak sanggup untuk membayarnya.

Denis FW, Ketua Umum Garda RI yang mendampingi keluarga pasien meminta kebijakan RS untuk menurunkan harga tersebut menjadi Rp 3 juta.

“Bagaimana ini bisa negoisasi atau masih tetep di RS karena pasien benar benar tidak mampu terlihat dengan bukti adanya kartu KIS pemerintah,” ujar Denis.

Atas keberadaan seorang wartawan yang juga ikut mendampingi pasien tak mampu, sontak membuat oknum satpam langsung mengusir dan mengeluarkan kata yang melecehkan wartawan.

“Pergi jangan disini jangan sampai saya emosi, kamu belum tau saya, brengsek dan saya pun bisa mendatangkan pasukan lebih,” kata Denis sambil menirukan perkataan oknum satpam kepada dirinya.

Sangat disayangkan RS Kharisma yang sudah berjalan sekian lama masih belum bisa bekerja sama dengan BPJS dan memiliki oknum security yang arogan dan diduga juga dibekingi oleh anggota aparat setempat.

Sampai berita ini ditulis, oknum security rs.kharisma tersebut belum bisa dimintai keterangannya kepada awak media karena saat pasien bisa pulang, oknum tersebut tidak terlihat lagi. (Yudhi)

Laporan: Denis Subang

Author: 

www.zonapantau.com

Related Posts