banner 468x60

KPA Berikan Pelatihan Dukungan Psikososial Bagi Anak Pengungsi Bencana Gunung Agung

 Berita Terkini, Nasional
banner 468x60

ZONA NASIONAL (Bali) – Untuk mempersiapkan dan membekali para pendamping dan pegiat perlindungan anak dalam memberikan aksi pertolongan bagi anak dalam menghadapi situasi sulit akibat erupsi Gunung Agung di Karang Asem Bali, Wahana Visi Indonesia (WVI) sebagai lembaga kemanusiaan bekerjasama dengan Kementerian Pendidikan dan budaya (Kemendikbud) dan atas dukungan partisipasi Komnas Perlindungan Anak, dalam melakukan pelatihan dukungan psikososial bagi anak pengungsi bencana.

Gambar : Arist Merdeka Dirait Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak dan Lisa dari Pelaksana Tugas Wahana Visi Indonesia untuk program Kebencanaan.

Dimulai dari tanggal 23 – 25 Oktober 2017 bertempat di Aula serbaguna Polres Karang Asem, telah memberikan Pelatihan Dukungan Psikososial untuk Anak dalam situasi sulit bagi 50 orang peserta yang datang dari berbagai unsur seperti Pemerintah, Pegiat dan Aktivis Perlindungan Anak, Lembaga Swadaya Masyarakat, Polwan dari Unit PPA, dan aktivis kebencanaan.

Hadir sebagai narasumber dalam acara Pelatihan Dukungan Psikososial bagi anak dalam situasi sulit, Arist Merdeka sirait Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak didampingi Quick Investigator Komnas Perlindungan Anak Pokja Bali.

“Pelatihan selama tiga hari ini dimaksudkan selain untuk membekali kemampuan peserta dalam menghadapi dan memberikan pertolongan dan pendampingan bagi anak-anak selama dalam pengungsian juga untuk merumuskan mekanisme konprehensif sistem perlindungan anak dalam menghadapi situasi dan dampak erupsi Gunung Agung. Dan juga untuk dijadikan sebagai bantuan kebencanaan bagi anak-anak selama dalam pengungsian,” jelas Arist Merdeka Sirait, Rabu (25/10/2017).

Wahana Visi Indonesia sebagai Lembaga kemanusiaan yang menggagas Pelatihan Dukungan Psikososial bagi anak dalam situasi sulit ini, juga mengharapkan hasil yang baik bagi peserta pelatihan.

“Dari pelatihan ini dapat juga digunakan pemerintah Kabupaten Karang Asem sebagai bahan dan modul pelatihan kebencanaan bagi anak-anak dan Lansia dalam menghadapi Erupsi dan kemungkinan meletusnya Gunung Agung disemua titik Kawadan Rawan Bencana (KRB),” terang bang Arist, via seluler.

Menurutnya, untuk merumuskan mekanisme dan strategi pelatihan Kebencanaan bagi Anak dan Lansia menghadapi dampak erupsi Gunung Agung dan kebutuhan lainnya, atas prakarsa Komnas Perlindungan Anak dan WVI serta dukungan Bupati Karang Asem. Juga mendorong Kadis Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Karang Asem untuk segera mengorganisir pertemuan akbar.

“Dalam pertemuan besar tersebut, juga mengundang lintas kepala Dinas dan Badan Pemerintahan Kabupaten Karang Asem dan organisasi sosial kemanusiaan, PMI, BNPB serta organisadi sosial kemasyarakatan yang bertalian dengan kebencanaan yang direncanakan tanggal 07 November 2017 di Karang Asem Bali,” imbuhnya.

Bertindak sebagai leading sector pertemuan kebencanaan tersebut adalah Kadis PPPA Kabupaten Karang Asem. Arist Merdeka Sirait, berharap dalam pertemuan lintas Dinas dan Badan dan organisasi sosial kemasyarakatan diharapkan dapat menghasilkan rumusan strategi pelatihan kebencanaan, bagi peran dan kebutuhan logistiknya serta time schedulenya dan penentuan titik-titik rawan bencana. (Yudhi)

banner 468x60

Author: 

www.zonapantau.com

Related Posts