Korban Dugaan Salah Tangkap Di Karawang Alami Traumatik

 Berita Terkini
banner 468x60

ZONA KARAWANG (Hukum) – Pasca sidang lanjutan dugaan salah tangkap oleh oknum polisi di Pengadilan Karawang, Pengacara pihak penggugat, Aneng Winengsih mengungkapkan kepada awak media perihal perkembangan kasus yang ditanganinya saat ini, Kamis (12/10/2017).

Aneng mengungkapkan korban dalam hal ini penggugat mengalami trauma, diduga akibat penyiksaan yang dilakukan oleh oknum polisi.

Penyembuhan traumatik, lanjut pengacara bergelar Magister Hukum ini memakan waktu yang lama. “Penyembuhan traumatik setiap korban itu masing-masing berbeda, ada yang 1 tahun bahkan lebih,” ujar Aneng.

Pengacara dari Peradi ini tetap berpegang pada putusan MA di tahun 2016 yang menyatakan bahwa korban telah dibebaskan dari segala tuntutan.

Seperti diketahui, ditahun 2015 polisi menangkap 8 orang pelaku pembunuhan di lokasi Desa Walahar Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang tepatnya dekan Pintu air walahar, namun karena bukti yang lemah pelaku tersebut dibebaskan berdasarkan putusan MA nomor 395 K/Pid/2016.

Saat ini para korban dugaan salah tangkap tersebut menuntut balik kepada pihak kepolisian. (*)

Laporan: Den

Author: 

www.zonapantau.com

Related Posts