Yatim dan Duafa Warga Desa Bojong Nangka Dapat Santunan

 Berita Terkini
banner 468x60

ZONA BOGOR (Gunung Putri) – Setiap memasuki bulan Muharam dalam hitungan kalender Hijriyah atau kalender umat Islam, mempunyai makna tersendiri bagi para anak-anak yatim piatu dan kaum du’afa. Pasalnya, bulan Muharam merupakan harinya atau lebarannya anak yatim piatu.

Untuk itu, Masyarakat kampung Cikuda dusun 04, 05, dan 06 atas nama Baitul Yatama Amanah, menggelar acara gema Muharam 1439 H / 2017 dengan tema ‘Mulia Bersama Yatim’. Acara tersebut di adakan di kampung cikuda dusun 04, RT23/ RW10, Desa Bojong Nangka, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor. Tak lupa, panitia mengundang tokoh-tokoh Desa Bojong Nangka, tokoh agama dan aparat.

Menurut ketua panitia, Sidin Cungkring mengatakan, acara ini memang di khususkan untuk anak-anak kita atau adik-adik kita yang sudah yatim piatu.

“Bulan Muharram kan bisa dibilang sebagai harinya atau lebarannya anak yatim, jadi acara ini kita khususkan memang untuk mereka. Karna, kalau bukan kita siapa lagi yang memperhatikan,” katanya, Sabtu (30/9/2017).

Salah tokoh masyarakat Desa Bojong Nangka yang menghadiri acara ini, Haji Maman Daning pun menuturkan, setiap anak yatim yang ada di sekitar kita merupakan tanggung jawab kita bersama, untuk itu beliau sangat bersyukur dapat menghadiri acara tersebut.

“Anak yatim itu merupakan tanggung jawab kita, setiap harta yang kita miliki saat ini ada hak mereka, jadi memang sudah tugas kita untuk memperhatikan mereka,” tutur Maman Daning usai santunan.

Selain itu, ketua Baitul Yatama Amanah, Ustadz Syamsuddin S.Ag menjelaskan, anak yatim dan kaum duafa yang ada di sekitar kita harus diperhatikan, terutama masalah pendidikan dan kesehatan mereka.

“Santunan atau bantuan kita ini akan kita bagikan setiap 3 bulan sekali dan per semester atau 1 tahun sekali, santunan ini untuk dana pendidikan dan kesehatan mereka, jadi kita butuh bantuan kontrol lebih dari aparat setempat untuk mengontrol anak-anak kita yang yatim,” terangnya.

Diketahui, informasi yang diberikan oleh panitia, bahwa terdapat 103 anak yatim, janda tua 42, mulai dari Dusun 04, 05, 06 pondok pesantren Yapsa, dan perumahan villa permata, maupun perumahan lavender, yang menerima santunan. (Yudhi)

Laporan: Topeng.

Author: 

www.zonapantau.com

Related Posts