Sidak DPRD Kota Bekasi Lihat Pengelolaan TPST Bantargebang Makin Buruk

 Berita Terkini, Nasional
banner 468x60

ZONA BEKASI (Bantargebang) – Untuk melihat langsung pengelolaan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, segenap anggota DPRD Kota Bekasi dari Komisi II melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke lokasi tempat pengolahan sampah milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta ini, Rabu (20/9) kemarin.

Selain meninjau kondisi kantor, para wakil rakyat ini juga meninjau seluruh lokasi pengolahan sampah. Kedatangan para anggota legislatif ini didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi Jumhana Luthfi.

Jajaran komisi 1 DPRD Kota Bekasi

Ariyanto, anggota Komisi II DPRD Kota Bekasi dari Fraksi PKS mempertanyakan komitmem Pemprov DKI Jakarta untuk memperbaiki sistem pengolahan sampah di TPST Bantargebang. “Kita melihat secara langsung, ternyata pengelolaan sampah yang dilakukan Pemprov DKI makin buruk dari sebelumnya,” kata dia.

Selain itu, dilapangan terlihat penurapan Kali Ciasem yang sudah tidak layak dimanfaatkan warga karena telah tercemar air limbah sampah. Kali Ciasem belum dilengkapi sistem instalasi pengolahan air sampah dan menimbulkan pencemaran.

Padahal, imbuh Ariyanto, Pemkot dan DPRD Kota Bekasi sudah memberikan kelonggaran waktu bagi DKI Jakarta untuk memperbaiki sistem pengolahan sampah agar ramah lingkungan dan tidak memberikan dampak negatif terhadap masyarakat. “Waktu itu Pemprov DKI Jakarta meminta waktu enam bulan untuk perbaikan dan kita kasih waktu hingga setahun lebih sampai hari ini, tapi ternyata tak ada perubahan yang lebih baik malah makin mundur,” tegasnya.

Ariyanto lalu mengingatkan komitmen dan niat baik Pemprov DKI Jakarta untuk melaksanakan perjanjian yang sudah ditandatangani dengan Pemkot Bekasi. “Kami kecewa, karena lagi-lagi kami menganggap pihak DKI Jakarta tidak serius menangani permasalahan dalam sistem pengolahan sampah di TPST Bantargebang,” paparnya.

Menanggapi kritikan ini, Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) TPST Bantargebang, Asep Kuswanto, menyatakan pihaknya terus melakukan upaya perbaikan sarana dan prasarana di TPST Bantargebang. “Antara lain perbaikan jalan operasional, perbaikan saluran drainase, penanaman pohon, percepatan operasional pembuangan sampah, normalisasi Kali Asem dan saluran-saluran di sekitar TPST Bantargebang. Jadi kami sangat serius dan profesional dalam mengelola TPST Bantargebang,” ungkap Asep.

Selain itu, Asep melanjutkan, Pemprov DKI Jakarta akan melakukan pemasangan pipa atau penyaluran pipa sumur artesis ke rumah-rumah warga sekitar TPST Bantargebang yang meliputi Kelurahan Ciketing Udik, Cikiwul dan Kelurahan Sumurbatu. “Termasuk juga telah melakukan penambahan dana kompensasi yang menyentuh langsung ke warga dan dana kompensasi untuk fisik dan Bansos yang turun ke Lembaga Pemberdayaan Masyarakat,” tandasnya. (Yudhi)

Sumber: Mul (BC)

Author: 

www.zonapantau.com

Related Posts