banner 468x60

Wartawan Kota Langsa Dikirim Video Sadis Oleh Kepala Daerah

 Berita Terkini, Nasional
banner 468x60

ZONA DAERAH (Aceh) – Melalui pesan Whatsapp pada Senin (11/09/17). Oknum Wali Kota Langsa, Aceh yang diketahui bernama Usman Abdullah SE alias Toke Seum, menyebarkan ‘Video Sadis’ yang dikirim kepada dua orang wartawan. Hal yang dilakukan oleh oknum wali kota tersebut diduga untuk mengancam atau menakut-takuti.

Video sadis terhadap seseorang itu berdurasi 1,33 menit tersebut dikirimkan kepada orang lain juga dikirimkan kepada Jurnalis/wartawan di media online ‘beritanya.info’ Biro Langsa yang selama ini lebih banyak mengkritik kinerja Pemkot Langsa.

Selanjutnya, ketika si pengirim video sadis yakni wali kota langsa, saat ditanyakan balik oleh wartawan tersebut melalui pesan whatsapp apa maksud mengirimkan video seperti itu, wali kota menjawab, “Enggak ada apa – apa, untuk diketahui aja bahwa spesies yang paling jahat buas kejam mengerikan tanpa ampun itu yang mendiami planet bumi ini adalah jenis manusia walaupun hanya segelintirnya saja,” katanya saat menjelaskan pesan dari kepala daerah Kota Langsa.

Kemudian, awak media ini kembali menyampaikan kepada Wali Kota Langsa yang bernama Usman Abdullah ini, terkait dengan pengiriman vidio sadis tersebut dengan pejelasan, “Iya tapi itu hal yang tidak baik, kalau seperti itu yang dikirim kan itu sangat tidak baik apa lagi bapak seorang pemimpin atau kepala daerah (Walikota),” terangnya.

Selanjutnya, oknum kepala daerah tersebut kembali membalas dengan tulisan, “Ha ha sekian orang yang saya kirim cuma bapak muslim yang bilang demikian tapi itu hal biasa orang punya sudut pandang masing – masing untuk menilai sesuatu,” tulisnya.

Terkait dengan pengiriman Video Sadis oleh Kepala Daerah kepada awak media tersebut, Praktisi Hukum, Ibnu Hajar SH angkat bicara dan menanggapinya, menurutnya apa yang dilakukan oleh oknum wali kota itu bukanlah hal yang biasa, tetapi pengiriman dan penyebaran vidio sadis itu dapat dikategorikan sebagai bentuk menakut-takuti atau ancaman, terlebih lagi yang ditujunya kepada seorang Jurnalis.

“Kemungkinan, agar para wartawan takut serta tidak punya nyali dalam mengkritik dari berbagai persoalan yang terjadi di Pemkot Langsa,” ujar Ibnu Hajar SH.

Lanjut, Ibnu Hajar, bahwa video sadis yang dikirimkan kepada seorang jurnalis oleh kepala daerah tersebut, akan menjadi berbagai pertanyaan besar serta menjadi sorotan publik. “Pada akhirnya menjadi suatu kesimpulan yang juga menjadi suatu kajian dari bebagai sudut pandang yang berbeda serta negatif,” pungkasnya. (*)

Sumber: beritanya.info

banner 468x60

Author: 

www.zonapantau.com

Related Posts