Seorang Guru Honor Di Bekasi Besarkan Ketiga Anaknya Seorang Diri

 Berita Terkini, Nasional, Pendidikan
banner 468x60

ZONA BEKASI (Jati Asih) – MENJADI ‘Single Parent’ memang bukanlah hal yang mudah apalagi jika dialami oleh seseorang dengan keadaan ekonomi yang pas-pasan dan memiliki banyak tanggungan anak. albion gold Begitulah yang dirasakan oleh ibu rumah tangga bernama, Eva Fadhillah (32) sekaligus seorang Guru Honor yang mengajar di SMP negeri 39 & SMK negeri 7 Kota Bekasi di wilayah Kelurahan Jatiluhur, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi. albion silver Wanita yang menjadi ‘Single Parent’ pada usia yang cukup muda ini ternyata harus berjuang mati-matian untuk bekerja dan membesarkan ketiga anaknya yang pertama berusia 8 tahun, kedua 6 tahun, dan anak ketiganya berusia 4 tahun hanya dari penghasilannya sebagai guru honor di dua tempat sekolah sebesar 2,8 juta per-bulan. buy albion gold Memang, kalau dilihat dari nominal penghasilannya boleh dibilang tidak akan cukup untuk kebutuhan ketiga anak dan dirinya untuk sehari-hari. cheap albion gold Namun, hal itu bisa dia atasi dengan cara mensyukuri nikmat rezeki yang ada, walau rezeki itu hanya sedikit nilainya,” kata Evi saat di wawancarai zonapantau.com, Jum’at (03/03/17) Saat disinggung terkait ‘Single Parent’ nya, serta mampu berjuang mengurus ketiga anaknya seorang diri dari berpenghasilan sebagai guru honor, dia tidak mau banyak komentar. buy albion silver “Semua itu sudah takdir,” ucap Evi dengan singkat. cheap albion silver Untuk saat ini, katanya dia lebih fokus ke masa depan ketiga anaknya, dan melanjutkan kuliah ke tingkat S2 agar dapat mengejar impiannya menjadi Dosen dari penghasilan lebihnya mengajar les di sebuah rumah kontrakannya. buy albion gold Lanjut, Evi mengungkapkan kembali terkait kehidupan pribadinya, bahwa dia tidak mau meratapi keterpurukan yang sudah terjadi. “Saya percaya masih ada Allah SWT yang selalu melindungi serta menjaga anak-anak. cheap albion gold Selama ini keinginan yang ada di benak ibu Eva Fadhillah ini bisa memasukan ketiga anaknya ke sekolah islam atau pesantren agar bisa memahami dan mendalami tentang agama. Tapi apa boleh buat, kondisi yang kini Single Parent serta kemampuan dalam menafkahi anak-anaknya seorang diri terkendala di segi ekonomi. Tapi itu semua tidak membuatnya putus asa, karena kini anak-anaknya tetap bisa mengejar pendidikannya di Sekolah Dasar Negeri yang kini gratis.

Author: 

www.zonapantau.com

Related Posts